Hikam (Sebuah Pengantar)

Dua puluh tahunan yang lalu, Ahad adalah saat Al-Hikam bagi kami. Selepas Subuh, paman memboncengkan saya di atas sepeda anginnya. Kami meluncur menuju masjid pesantren. Di sana para santri sudah siap menunggu paman membaca dan mengulas mutiara-mutiara hikmah Imam Ibnu Atha’illah As-Sakandari (w. 709 H), seorang mursyid Tarekat Syadziliyyah. Saya termasuk santri yang kurang ajar: tidak perlu menunggu, malah diboncengkan. Kitab ajar yang dijadikan acuan dan diberi catatan oleh para santri adalah Syarh Al-Hikam karya Imam Asy-Syarqawi (w. 1227 H), dengan sesekali mengutip juga syarh Al-Hikam yang lebih panjang karya Imam Ibnu ‘Abbad Ar-Rundi (w. 792 H). Continue reading “Hikam (Sebuah Pengantar)”

Advertisements