Tabayyun

Tidak seperti biasanya, Jumat itu saya tidak (ter)tidur waktu khutbah. Saya dengarkan dengan seksama khutbah Jumat itu, saya rekam, soal tabayyun: Continue reading “Tabayyun”

Advertisements

Alquran dan Skripsi Mahasiswa Teknik

Meskipun dalam berbahasa—bahasa apapun: entah Arab, Inggris, Indonesia, atau Jawa—tersedia makna konotatif, kata-kata tertentu yang memiliki lebih dari satu makna, atau berbagai gaya bahasa majazi yang membuat berbahasa menjadi indah, dalam sebuah skripsi sarjana teknik semua itu haram digunakan, kecuali mungkin di bagian kata-kata mutiara atau ucapan terima kasih. Continue reading “Alquran dan Skripsi Mahasiswa Teknik”

Hudaibiyah

“Saya sungguh jengkel dengan ulama-ulama kita. Mereka tidak tegas dengan penista agama. Bukannya mengutuk, malah meminta umat Islam memaafkannya. Mbah Kyai Maimoen Zubair menyuruh kita tidak memperpanjang perkara karena si penista sudah meminta maaf, Muhammadiyah berlepas diri dengan melarang atribut dan simbol organisasi itu dibawa-bawa saat demo 4 November nanti, NU malah melarang underbouw-underbouwnya untuk ikut serta dalam demo bela Islam itu. Semuanya meminta menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI, menyerahkan urusan pada yang berwenang, tetapi menomorsekiankan kehormatan Islam dan ukhuwah Islamiyah. Saya tidak menemukan ghirah Islam pada ulama-ulama kita itu. Saya sangat jengkel dan kecewa.” Continue reading “Hudaibiyah”